Jumat, 19 Desember 2014

Fly Me to Jannah

"Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, menjadi penghuni surga. Kekal-lah mereka didalamnya." (Q.S. Al-Baqarah:82)

Sesuai dengan alamat blog ini, tulisan pertama yang saya post akan membahas tentang jannah (surga). Kalau diingat-ingat, dari kita kecil sampai dengan sekarang sudah bisa online twitter, yang pertama kali muncul dalam pikiran kita tentang surga adalah tempat menampung orang-orang baik. Am I wrong?

Memang se-simple itulah surga bisa dideskripsikan. Itulah kenapa anak-anak kecil selalu didoktrin untuk berbuat baik, melakukan sesuatu yang tidak menyimpang, dan berada pada koridor kebenaran yang disekelilingnya dihiasi bunga-bunga kejujuran. Oleh karena itulah saat kita berjalan pada koridor itu, hati dan pikiran akan tentram...bening seperti embun, tak sempat memikirkan pelik masalah kehidupan yang meradang menggerogoti akal sehat. Berjalanlah terus dengan seperti itu. Istiqamah-lah. Hingga akhirnya kamu dapat mengetuk pintu sakral yang saat kamu membukanya, maka tak ada lagi muak dan sakit yang akan datang. Malaikat telah menunggumu. Teman-temanmu yang ikut terdoktrin akan kamu temukan. Sang Pemilik ruangan itupun pasti tersenyum menyambutmu.

Namun tahukah kamu, bahwa pintu yang akan kamu ketuk itu ada banyak jenisnya. Wajarlah bisa banyak, karena rumah biasa yang kita tinggalipun ada banyak pintunya. Menurut hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas r.a., surga memiliki 8 pintu dari emas yang ditaburi mutiara. Pintu dari emas yang ditaburi mutiara. Sengaja diulang untuk memberikan efek dramatis. No wonder how freak I am for doing that haha:p

1.     Pintu untuk para Nabi, Rasul, syuhada, dan dermawan.
2.    Pintu bagi orang-orang yang mendirikan sholat dengan menyempurnakan syarat rukunnya dan wudhunya.
3.    Pintu untuk orang-orang yang mengeluarkan zakat dengan kebersihan jiwa.
4.    Pintu untuk orang-orang yang memerintah kebaikan dan melarang kemungkaran.
5.    Pintu orang-orang yang mencegah hawa nafsu dan kesyahwatan.
6.    Pintu buat orang-orang yang menunaikan ibadah Haji dan umrah.
7.    Pintu bagi para ahli Jihad (berjuang menegakkan agama Allah).
8.    Pintu bagi orang-orang yang bertakwa, berbakti kepada orangtua, dan menyambung tali persaudaraan.

Pintunya sudah banyak. Peluangnya untuk bisa sampai di sana ada disetiap detik hidup kita. Koridor untuk mencapainya tidaklah sesulit melakukan kejahatan yang membuat kita dikejar-kejar rasa takut. Maka pilihlah sebijak mungkin, pikirkanlah sesering mungkin, apa yang harus dilakukan untuk sampai disalah satu pintunya?

Surga seluas langit dan bumi (Al-Hadid:21), di dalamnya terdapat pohon-pohon dan buah-buahan (Ar-Rahman:54,68, dan Al Waqi'ah:28,29,32-33), terdapat istana-istana dan mengalir sungai-sungai dibawahnya (Al-Furqan:10), tahta-tahta kebesaran dan ranjang-ranjang emas/permata (Ash Safaat:44 dan Al Waqi'ah:15), serta ditemani bidadari-bidadari (Ar-Rahman:72 dan Ad Dukhan:54)

Surga seluas langit dan Bumi (Al-Hadid:21)
Sementara bumi sendiripun belum sempat saya kelilingi. Langitpun tak sanggup untuk saya capai.

Di dalamnya terdapat pohon-pohon dan buah-buahan (Ar-Rahman:54,68, dan Al Waqi'ah :28,29,32-33)
Mudahnya hidup di sana bahkan tak akan pernah ada satu detikpun kita akan merasa kelaparan.

Terdapat istana-istana dan mengalir sungai-sungai dibawahnya (Al-Furqan:10)
Bahkan di film kartun yang non fiksi saja, bentuk istana sudah begitu ingin saya tinggali, dan surga memiliki istana yang indahnya tiada sanggup saya visualisasikan oleh pikiran.

Tahta-tahta kebesaran dan ranjang-ranjang emas/permata (Ash Safaat:44 dan Al Waqi'ah:15)
Merasa percumalah manusia yang selama ini sibuk ke kanan dan ke kiri keliling mencari tahta apalagi sampai mengorbankan segalanya, sementara surga Allah SWT menyiapkan tahta terbaik serta tempat peristirahatan yang paling baik. Maka tenanglah kita di sana.

...serta ditemani bidadari-bidadari (Ar-Rahman:72 dan Ad Dukhan:54)
Manusia saja bisa membuat kita bahagia hanya dengan bisa bersama berbagi cerita, bisa tertawa melepas penat, bayangkan jika itu adalah bidadari. Sanggupkah kamu menerawang kebahagiaan itu?

Surga itu indaaaaaaaaaaaaah. Indah sekali, melebihi ledakan aurora di atas belantara Amazonia, kalo kata Andrea Hirata di halaman 30 Edensor; buku ketiganya dalam tetralogi Laskar Pelangi. Dan saya percaya bahwa surga lebih indah daripada itu, kamu juga, kan? Pastinya! Semoga kita termasuk umat Nabi Muhammad SAW yang bisa masuk kedalam surganya Allah SWT. Aamiin allahuma aamiin.
So from now on, ayo kita berbenah diri ;)


Alyahars, 14 Desember 2014.